Artikel

Kumpulan artikel informatif seputar Pemerintahan, Pertanian dan Ketahanan Pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

PENYALURAN BANTUAN PAKAN BAGI TERNAK YANG MENGALAMI GANGGUAN REPRODUKSI (HYPOFUNGSI) DALAM MENDUKUNG UPSUS SIWAB TAHUN 2018  DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
16 Okt 2018

PENYALURAN BANTUAN PAKAN BAGI TERNAK YANG MENGALAMI GANGGUAN REPRODUKSI (HYPOFUNGSI) DALAM MENDUKUNG UPSUS SIWAB TAHUN 2018 DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 33 Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/OT.010/12/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting, maka Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan telah menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting Tahun Anggaran 2018 sebagai kelanjutan tahun 2017. Adapun target UPSUS SIWAB yang ditetapkan untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018 sebanyak 1.050 ekor akseptor. Program upaya khusus peningkatan  populasi sapi dan kerbau (UPSUS SIWAB) merupakan  kegiatan yang terintegrasi  melalui sistem managemen reproduksi yang terdapat beberapa aspek yang harus diterapkan didalamnya termasuk pemenuhan  hijauan  pakan  ternak  (HPT)  berkualitas  dan penambahan  pakan  konsentrat. Defisiensi nutrisi dapat menyebabkan hipofungsi (penurunan kinerja) organ. Salah satu gangguan reproduksi yang  dapat terjadi pada indukan sapi betina adalah hipofungsi ovary. Hipofungsi ovary merupakan suatu keadaan terjadnya penurunan fungsi ovarium akibat jumlah Follicle Simulating Hormone (FSH) dan Luteinizing Hormone (LH). Hipofungsi ovary tidak lepas dari kelainan yang terjadi pada kelenjar hipofise anterior sebagai penghasil FSH dan LH. Hipofungsi ovarium disebabkan oleh terjadinya kekurangan nutrisi yng mempengaruhi fungsi hipofise anterior, sehingga produksi dan sekresi hormon FSH dan LH menjadi rendah dan kemudian menyebabkan ovarium tidak berkembang. Pemenuhan hijauan pakan ternak dan konsentrat yang berkualitas merupakan salah satu upaya perlakuan yang ditujukan untuk perbaikan sistem reproduksi ternak yang mengalami gangguan reproduksi akibat kekurangan nutrisi serta memperkuat jaringan reproduksi yang sudah baik pada ternak sapi bunting sampai dengan melahirkan sehingga akan menghasilkan bibit ternak yang berkualitas baik. Diharapkan dengan upaya tersebut dapat memulihkan sistem reproduksi ternak indukan sehingga memiliki produktivitas yang baik untuk mempercepat peningkatan populasi ternak.  Atas dasar pertimbangan tersebut, maka Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui anggaran APBN TA. 2018 melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan pakan bagi ternak yang mengalami gangguan reproduksi (Hypofungsi) dalam Mendukung Upsus Siwab Tahun 2018 yaitu berupa pakan pollard sebanyak 60 kg per ekor. Target UPSUS SIWAB tahun 2018 sebagai berikut : target IB sebanyak 1050 ekor, target kebuntingan sebanyak 735 ekor, target kelahiran sebanyak  588 ekor, dan target gangrep sebanyak 300 ekor. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah memulihkan sistem reproduksi ternak indukan yang mengalami gangguan reproduksi (diutamakan hypofungsi) sehingga memiliki produktivitas yang baik, tetap menjadi indukan yang produktif dengan masa calving interval yang pendek sehingga mempercepat peningkatan populasi ternak. Tahap yang dilakukan pertama kali adalah melaksanakan pengadaaan pakan tersebut di OPD melalui proses pengadaan yang melibatkan pihak ke 3. Selanjutnya pakan konsentrat yang sudah tersedia dilakukan pendistribusian kepada ternak sapi yang mengalami gangguan reproduksi bedasarkan data dari isikhnas. Pendistribusian pakan selanjutnya dilakukan langsung ke peternak dengan pengawalan tim teknis kabupaten, sesuai dengan data isikhnas dan telah dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan. Sumber dana untuk kegiatan Penyaluran pakan Tahun 2018 ini dialokasikan dalam  APBN Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tata Cara Pengajuan dan Penyaluran bantuan pakan konsentrat : Proses pengajuan dan penyaluran bantuan pakan konsentrat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut : Peternak calon penerima bantuan pakan konsentrat telah terdata di dalam Isikhnas. Ternak yang akan menerima bantuan pakan konsentrat adalah ternak yang mengalami gangguan reproduksi dan diutamakan hypofungsi. Pemeriksaan gangguan reproduksi oleh dokter hewan yang berwenang. Tim Propinsi mendistribusikan pakan ke peternak dengan pengawalan dan pendampingan tim teknis kabupaten sesuai dengan data isikhnas yang telah direkap oleh provinsi. Peternak menandatangani daftar penerimaan barang dan diketahui oleh petugas kabupaten selanjutnya disampaikan ke Propinsi. Tim gangrep harus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pengaruh/dampak pemberian konsentrat dan selanjutnya melaporkan kembali ke provinsi. Ternak yang sehat salah satunya ditandai dengan birahi kembali. GAMBAR.jpg

Suryati, S.Pt Baca Selengkapnya
PENYELENGGARAN PENYERAHAN HADIAH LOMBA KELOMPOK PETERNAK TINGKAT PROVINSI, GEBYAR SIWAB DAN PENCANANGAN PELAKSANAAN GEMBIRA (GERAKAN MENANAM INDIGOFERA) BERSAMA  GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
30 Nov 2017

PENYELENGGARAN PENYERAHAN HADIAH LOMBA KELOMPOK PETERNAK TINGKAT PROVINSI, GEBYAR SIWAB DAN PENCANANGAN PELAKSANAAN GEMBIRA (GERAKAN MENANAM INDIGOFERA) BERSAMA GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Penyelenggaraan Penyerahan Hadiah Lomba Kelompok Peternak Tingkat Provinsi, Gebyar SIWAB, Pencanangan Pelaksanaan Gembira (Gerakan Menanam Indigofera) dan Serangkaian Kegiatan Lainnya telah dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 10 November 2017 mulai pukul 07.30 WIB hingga siang hari bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan Nasional bersama dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung di UPTD Balai Benih/Bibit Pertanian Pelempang. Adapun rangkaian acara tersebut adalah : Rembug Tani Penyerahan Ternak Sapi Kegiatan Pengembangan Populasi Sapi Potong Tahun 2017 dan sarana penunjang (Hijauan Pakan Ternak, Shredder, Motor Roda Tiga dan Biogas) Penyerahan Hasil Lomba Kelompok Peternak Tahun 2017 Show Ternak Hasil IB Pencanangan Pelaksanaan Gembira (Gerakan Menanam Indigofera) Gelar Teknologi Peternakan Asah terampil untuk Kelompok Ternak Rembug Tani bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dihadiri oleh ratusan petani/peternak beserta PPL di Bangka Belitung. Acara ini berlangsung sekitar satu jam dan dilanjutkan dengan acara penyerahan Penyerahan Ternak Sapi Kegiatan Pengembangan Populasi Sapi Potong Tahun 2017 dan sarana penunjang (Hijauan Pakan Ternak, Shredder, Motor Roda Tiga dan Biogas). Pada Tahun 2017, Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Kegiatan Pengembangan Populasi Sapi Potong APBN Tahun 2017 menyalurkan bantuan sapi indukan sebanyak 60 ekor ke tiga kelompok tani masing – masing 20 ekor yaitu kelompok Hidup Makmur Desa Lubuk Besar Kecamatan Lubuk Besar, Kelompok Lembu Sora Desa Tiang Tara Kecamatan Bakam, dan Kelompok Citra Lestari Desa Panca Tunggal Kecamatan Pulau Besar. Sarana penunjang (Hijauan Pakan Ternak) diberikan dalam bentuk bibit rumput dan legume (benih) melalui kegiatan Gerbang Patas (Kegiatan Pebnanaman dan Pengembangan Tanaman Pakan Berkualitas) di 6 kelompok di Kabupaten Bangka Tengah (Kelompok Nadi Lestari dan Kelompok sejahtera), Kabupaten Bnagka Barat (Gapoktan Puput dan Kelompok Maju Bersama), Kabupaten Bangka (Kelompok Lembu Sora) dan Kelompok Citra Lestari di Kabupaten Bangka Selatan Shredder sebanyak 6 unit diberikan kepada : 2 unit di Kabupaten Bnagka Tengah ( Kelompok Saling Gumilang Desa Lubuk Lingkuk Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah dan Kelompok Hidup Makmur Desa Lubuk Besar Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah, 2 unit di kabupaten Bangka Barat (Gapoktan Puput Desa Puput Kecamatan Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat dan Kelompok Maju Bersama Kelurahan Tanjung Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, serta 2 unit di Kabupaten Belitung Timur (Ke;lompok Libut Desa Lenggang Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur dan Kelompok Gembala Persada Desa Dendang Kecamatan Dendang Kabupaten Belitung Timur. Sedangkan Kendaraan Roda Tiga sebanyak 3 unit diberikan ke Kelompok Saling Gumilang Desa Lubuk Lingkuk Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah, Kelompok Maju Bersama Kelurahan Tanjung Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, dan Kelompok Gembala Persada Desa Dendang Kecamatan Dendang Kabupaten Belitung Timur. Bantuan Fasilitasi Peralatan Biogas, Biourin dan Kompos diberikan pada 3 kelompok penerima yaitu Kelompok Bina karya Bhakti desa Air Gantang Kec. Prit Tiga Kabupaten Bangka Barat, Gapoktan Fajar Tani Desa Fajar Indah Kec. Pulau Besar Kab. Bangka Selatan, dan Kelompok Jurai sekaput Desa Buding Kecamatan Kelapa Kampit Kab. Belitung Timur. Acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah Lomba Kelompok  peternak, berupa tropi, Bingkisan dan Tanda Penghargaan yang telah ditetapkan dengan keputusan Kepala Dinas Pertanian Provinsi dengan peraih Juara I adalah kelompok Tunas Baru desa Sungaiselan Kec. Sungaiselan Kab. Bangka Tengah, Juara II diberikan kelompok Harapan Jaya desa Fajar Indah Kec. Pulau Besar Kab. Bangka selatan dan Juara III Kelompok Lembu Sora Desa Tiang Tara Kecamatan Bakam Kab. Bangka. Dalam pelaksanaan Gebyar Siwab ini, beberapa ternak hasil IB diikutkan pada acara show ternak hasil IB. Maka usai Penyerahan hadiah lomba, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meninjau Lokasi Show Ternak Hasil IB. Jumlah Ternak yang diikutsertakan pada show ternak hasil IB ini berjumlah 17 ekor. Gubernur Bangka Belitung selanjutnya menuju Lokasi Pencanangan Gembira (Gerakan Menanam Indigofera) untuk melakukan penanaman secara simbolis tanaman indigofera bersama dengan Bupati Kepala BPTP, Kepala Disperindag atau yang mewakili. Gambaran Umum tentang tanaman Indigofera ini sebagai berikut. Legum indigofera kaya akan nitrogen,fosfor dan kalsium. Bahkan leguminosa indigofera memiliki kandungan protein yang tinggi,namun rendah kandungan seratnya. Keunggulan tanaman indigofera ini toleran terhadap musim kering, genangan air dan tahan terhadap salinitas. Hasil riset menunjukan penggunaan kombinasi pakan rumput gajah dan indigofera dengan kombinasi 70:30 maka tidak diperlukan lagi tambahan konsentrat.Dengan kombinasi pakan hijauan tersebut kebutuhan gizi sapi indukan produktif akan terpenuhi. Adapun dari penggunaan tanaman indigofera sebagai penambah nutrisi ini, biaya pakan terpangkas hampir 50%. Sebagai salah satu sumber pakan ternak, indigofera dapat dipanen dalam waktu sekitar enam bulan. Namun, selanjutnya dapat dilakukan setiap 40 hari dan seterusnya berumur puncak hingga empat tahun. Efisiensi luas lahan pun juga diperoleh peternak. Jika lahan seluas 1 ha,ditanami pakan rumput hanya cukup untuk dikonsumsi 1 ekor sapi. Sementara, tanaman indigofera seluas 1 ha dapat mengisi kebutuhan pakan 10 ekor. Usai melakukan kegiatan ini, kemudian Gubernur Bangka Belitung meninjau Gelar Teknologi di stand - stand Provinsi dan Kabupaten yang menggelar berbagai sarana prasarana mendukung kegiatan IB, teknologi dibidang pertanian dan peternakan produk yang dihasilkan oleh kelompok peternak seperti biourin, kompos, sate kelinci, serta keikutsertaan gelar teknologi dari BPTP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Bangka Botanical Garden. Acara selanjutnya adalah asah terampil yang diikuti peserta dari masing – masing Kabupaten sebanyak 2 orang peserta. Adapun pemenang Lomba Asah terampil yaitu Juara I diraih Kelompok Paoh dari Kota Pangkalpinang, Juara II diraih Kelompok Jaya Makmur dari Bangka Barat serta Juara II diraih oleh Kelompok Lembu Sora dari Kabupaten Bangka yang masing – masing berhak menerima thropi dan uang tunai sebagai tanda penghargaan. Terkait Kegiatan UPSUS SIWAB, Berdasarkan data laporan UPSUS SIWAB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per 24 November 2017, Realisasi Kumulatif IB sebanyak 1.081 ekor, dengan target tahunan sebanyak 2.004 ekor atau sebesar 53,94%. Adapun untuk data kebuntingan dapat dilaporkan bahwa realisasi kumulatif ternak sapi yang bunting s/d 24 November sebanyak 1.314 ekor, dari target tahunan  sebesar 1.182 ekor atau sebesar 111.17%.

Suryati, S.Pt Baca Selengkapnya