PANGKALPINANG – Setelah sukses melaksanakan kegiatan Sekolah Lapang Penerapan Inovasi Teknologi (SL-PIT) Pertanian di Desa Paya Benua Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka tahun lalu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian akan melaksanakan kegiatan serupa di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka selatan pada tahun ini.
Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Ir Kemas Arfani Rahman mengatakan SL-PIT Pertanian tersebut rencananya akan dimulai pada bulan depan.
“Akan dimulai pada bulan April,” kata Kemas ketika menjelaskan kegiatan bidang penyuluhan dan pegembangan pertanian di hadapan Komisi II DPRD Kabupaten Bangka Selatan yang melakukan kunjungan kerja di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (28/03/2022)
Menurut Kemas SL-PIT Pertanian merupakan salah satu upaya untuk memanfaatkan lahan pertanian seoptimal mingkin. Karena itu petani yang menjadi peserta sekolah lapang akan dibekali banyak pengetahuan dan inovasi teknologi sesuai dengan komoditi yang diusahakan.
“Tahun 2021 kami sudah melaksanakan SL-PIT di Desa Paya Benua Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka. Kalau di sana (SL-PIT) dalam rangka merubah sikap, pengetahuan dan keterampilan. Karena di sana lahannya enam tahun tidak dimanfaatkan. Nah, kami hadir untuk merubah masyarakat agar yakin dengan merubah paradigmanya hingga (mau) memanfaatkan (lahan tersebut),” ujarnya.
Kemas menuturkan persiapan pelakanaan kegiatan SL-PIT Pertanian di Desa Rias telah dimulai. Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan stakeholders terkait untuk mensukseskan kegitan itu.
“Kita juga sudah koordinasi dengan Balai Proteksi Tanaman untuk pengendalian hama tikus karena di Rias banyak serangan tkus,” tandasnya.
Kehadiran rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Bangka Selatan tersebut disambut Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tri Wahyuni SP MSi. Selain Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Ir Kemas Arfani Rahman, ikut serta mendampingi Tri Wahyuni Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Balai Proteksi Tanaman Sukirno, Sub Koordinator Pupuk dan Pestisida Budi Jaya Santosa SP serta pelaksana Sub Koordinator Perencanaan Septian Dwi Cahyo, S.Kom.*)