PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali melakukan penyegaran birokrasi dalam rangka pemantapan organisasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Langkah strategis ini ditandai dengan pelantikan 14 pejabat baru, Senin (11/5/2026) siang.

Empat belas pejabat tersebut terdiri dari 7 pejabat administrator dan 7 pejabat pengawas dan dua diantaranya adalah pejabat administrator di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), yakni Arief Febrianto yang dilantik sebagai Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hendra Kusnadi sebagai Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman.

Arief Febrianto sebelumnya bertugas di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Babel, sedangkan Hendra Kusnadi merupakan pejabat fungsional di DPKP yang sebelumnya juga pernah menduduki sejumlah jabatan struktural di organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut.

Sebagai informasi, jabatan Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan UPTD Balai Proteksi Tanaman sebelumnya sempat dijabat pelaksana tugas karena Kepala Bidang Ketahanan Pangan yang lama Sulastri dan Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Achirtono telah purnabakti sebagai ASN beberapa bulan lalu.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat dipimpin Pj Sekretaris Daerah Fery Afriyanto di Gedung Graha Tama Wiyata, Kantor BKPSDMD Provinsi Babel.

"Pelantikan ini merupakan bagian dari proses pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Pj Sekda Fery Afriyanto sebagaimana dikutip dari babelprov.go.id edisi Senin 11 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Fery Afriyanto menyampaikan tiga pesan utama yang harus menjadi perhatian para pejabat yang baru dilantik.

Pertama, terkait efisiensi anggaran dan penghematan energi, Fery mengingatkan bahwa tantangan fiskal menuntut pengelolaan sumber daya yang bijak, sehingga setiap penggunaan anggaran harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kedua, pentingnya dukungan penuh terhadap program kerja pemerintah pusat, dia minta agar seluruh kebijakan di tingkat daerah selaras dengan program strategis nasional, yakni pengendalian inflasi, penurunan angka stunting, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Ketiga, dia menekankan pentingnya integritas dan inovasi dalam menjalankan tugas, dimana para pejabat diharapkan tidak terjebak dalam rutinitas, melainkan mampu menghadirkan terobosan yang mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

“Ciptakan inovasi yang mempermudah urusan rakyat, bukan justru mempersulit. Jaga integritas dan hindari segala bentuk praktik yang melanggar hukum,” tegas Pj Sekda Fery Afriyanto.

Fery berharap seluruh pejabat yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Kepulauan Babel.*)