PANGKALPINANG — Sebagai bentuk empati dan solidaritas sesama pegawai, Pengurus Korpri bersama Darma Wanita Persatuan (DWP) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Peduli Dinas Pertanian dan Ketahanan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka (Babel) menyalurkan santunan tali asih kepada pegawai DPKP yang ditinggal wafat anggota keluarganya.
Penyerahan santunan tersebut dilakukan Asisten Sekda Babel Bidang Administrasi Umum Elius Gani di Kantor DPKP di Pangkalpinang, Rabu (13/5/2026).
Diantara pegawai penerima santunan adalah Djuraini yang baru saja ditinggal suaminya beberapa pekan lalu.
Selain Djuraini, duka yang mendalam juga dirasakan pegawai lain Ahmad Zainul Fikri. Ia menerima tali asih karena ditinggal wafat ibu tercintanya.
Santunan berikutnya diberikan kepada pegawai Budi Hermawan dan Nurfitriana yang harus merelakan kepergian ayahanda untuk selamanya.
Disaksikan seluruh pegawai DPKP, prosesi penyerahan santunan diliputi suasana penuh khidmat dan rasa haru.
Program santunan ini merupakan inisiatif sukarela dari para pegawai yang disisihkan secara rutin. Tujuannya untuk meringankan beban finansial sekaligus memberikan dukungan moral bagi keluarga rekan sejawat yang ditinggal wafat.
"Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan apresiasi khususnya kepada pegawai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Ini praktik yang baik. Begitu salah satu rekan kita mendapat musibah, kita ada rasa kepedulian," ujar Asisten Sekda Babel Elius Gani.
Melalui aksi nyata ini, Elius Gani berharap nilai gotong royong dan jiwa korsa di lingkungan birokrasi dapat terus terjaga dan diperkuat. Karenanya ia minta kepedulian semacam itu diteruskan sebagai agenda sosial berkelanjutan demi memastikan tidak ada keluarga ASN yang merasa berjalan sendiri di masa kedukaan.
“Kemudian pesan kami kepada ahli musibah (untuk) bersabar atas cobaan yang menimpa. Mudah-mudahan (dengan) sabar kita mendapat rahmat, mendapat ampunan dari Allah SWT,” ungkapnya.
Kepala DPKP Provinsi Babel Kurniawan mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian organisasi dan ASN yang humanis, responsif, dan memiliki empati tinggi terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
“Kita doakan semoga arwah yang telah mendahului kita diterima di sisi Allah SWT,” katanya.
Sementara itu pihak keluarga menyampaikan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan seluruh pegawai DPKP untuk keluarga mereka.
Salah satu diantaranya Budi Hermawan yang menyebut bantuan tersebut sangat berarti, terutama dalam menghadapi masa-masa sulit pasca kehilangan anggota keluarga tercinta.
“Karena itu kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian kawan-kawan semua. Semoga kebaikan ini mendapat balasan setimpal dari Allah SWT,” katanya.*)