PANGKALPINANG—Para pengurus dan anggota Kelompok Pasar Tani Air Itam Berseri sepakat membentuk koperasi. Kesepakatan tersebut diputuskan dalam pertemuan Pengawalan Pasar Tani di aula Kantor Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (29/11).
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ir Heri berharap dengan dibentuknya koperasi pasar tani maka kegiatan pasar tani dapat lebih berkembang dengan baik.
“Kelompok pasar tani yang sebelumnya bersifat non formal kita harapkan nanti dapat berkembang menjadi koperasi yang berbadan hokum,” kata Heri mewakili Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP ketika membuka pertemuan Pengawalan Pasar Tani.
Turut mendampingi Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Bidang TPH Kardi SP dan Analis Pasar Hasil Pertanian Intan Fortuna Fachrawati.
Heri mengatakan keberadaan pasar tani merupakan salah satu terobosan dalam meningkatkan posisi tawar petani selaku produsen dengan menyediakan sarana pemasaran bagi petani agar dapat memasarkan hasil pertaniannya secara langsung kepada konsumen. Di pasar tani, petani dan konsumen dapat bertransaksi dan berinteraksi satu sama lain secara langsung sehingga tercipta harga yang pantas dan sistem pemasaran yang menguntungkan bagi keduanya.
“Sarana dan kelembagaan pasar tani yang telah dibangun dapat beroperasi dengan lebih baik dan berkelanjutan serta lebih berkembang dengan manfaat yang lebih dirasakan oleh petani, poktan atau gapoktan dan pelaku usaha yang tergabung di dalamnya.” Kata Heri.
Untuk diketahui, sejak tahun 2016 Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memfasilitasi Pasar Tani Air Itam Berseri untuk melakukan aktivitas pemasaran di halaman kantor dinas. Kegiatan tersebut digelar setiap Jumat pagi. Produk yang dipasarkan antara lain produk pangan seperti beras, ubi kayu dan kacang tanah. Selain itu ada pula sayur-sayuran seperti tomat, kangkung, timun, jagung muda, daun singkong termasuk buah-buahan seperti rambutan dan kedondong. Untuk produk peternakan yang djual adalah ayam merawang, ayam siam, kelinci, telur ayam kampung; produk olahan seperti lada bubuk, gula aren, aneka abon (ayam, sapi, nangka, telur) dan makanan ringan lainnya.
Setiap kali digelar, kehadiran pasar tani selalu ramai pembeli. Tak cuma ASN, masyarakat lain sekitar lingkungan Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga berdatangan untuk berbelanja. Melihat Pada tahun 2019, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura memberikan tambahan fasilitas seperti tenda, meja, kursi dan sarana lainnya untuk kegiatan pasar tani.*)