PANGKALPINANG — Petugas Pengolah Data Statistik Komoditas Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.

Penghargaan terkait pelaporan data statisitk tahun 2021 itu diterima Vielga Andaresta AMd selaku petugas Pengolah Data Statistik Komoditas Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Pertemuan Sinkronisasi Angka Sementara Hortikultura dan Launching Satu Data Statistik Pertanian Hortikultura yang digelar secara virtual, Rabu (16/02/2022) pagi.

Pada kegiatan yang dihadiri langsung Menteri Pertanian Dr Syahrul Yasin Limpo itu, Vielga ditetapkan sebagai Petugas Pengolah Data Komoditas Hortikultura Terbaik pertama se-Sumatera sekaligus terbaik kelima secara nasional.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Haruldi SP MSi memberikan apresiasi atas penghargaan yang diterima petugas pengolah data tersebut.

"Alhamdulillah, kita mengucapkan terima kasih kepada petugas pengolah data yang mendapatkan penghargaan ini," kata Haruldi kepada distan.babelprov.go.id di ruang kerjanya, Rabu (16/02/2022) sore.

Menurut Harudi ada banyak parameter yang dijadikan indikator oleh Kementan untuk mengukur kinerja pengolah data. Salah satu diantaranya akurasi data.

"Yang jelas dengan adanya penghargaan Ini kerja kita bukan semakin ringan justru semaki berat. Tapi itulah tantangan kita semua untuk meningkatan kinerja. Paling tidak kita (harus) mempertahankan penghargaan itu," ujarnya.

Haruldi berharap penghargaan yang didapat tersebut dapat memotivasi kinerja petugas menjadi lebih baik ke depan. Karena itu ia mendorong semua pihak untuk meningkatkan kerjasama secara menyeluruh dalam rangka mendapatkan data yang lebih akurat lagi.

“Data itu merupakan dasar untuk menentukan arah pembangunan di masa mendatang. Dengan data statistik yang bagus mudah-mudahan pembangunan ke depan menjadi baik. Karena semua perencanaan diawali dari data,” kata Haruldi.

Sementara itu Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Dr Ir Prihasto Setyanto MSc mengatakan data merupakan komponen penting bagi pengambil kebijakan pembangunan pertanian ke depan.

“Dengan data yang tepat dan akurat kebijakan yang dihasilkan juga akan tepat,” katanya.*)