PANGKALPINANG— Warung Pangan wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi dilaunching, Kamis (08/04/2021) siang. Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita pada sebuah kendaraan roda empat milik PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistic yang memuat sejumlah bahan pokok oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.
Turut mendampingi Gubernur Erzaldi, Pembina UMKM Porvinsi Kepulauan Bangka Belitung Hj Melati Erzaldi, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Herman Suhadi SSos, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs Sunardi serta Direktur Pengembangan Usaha dan Sistem Informasi BGR Logistic Tri Wahyundo Haryanto.
Selepas pengguntingan pita kegiatan launching warung pangan kemudian dilanjutkan dengan talkshow di lantai tiga Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Bertindak sebagai pembicara diantaranya adalah Pembina UMKM Porvinsi Kepulauan Bangka Belitung Hj Melati Erzaldi, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Herman Suhadi SSos, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs Sunardi serta Direktur Pengembangan Usaha dan Sistem Informasi BGR Logistic Tri Wahyundo Haryanto.
Direktur Pengembangan Usaha dan Sistem Informasi BGR Logistic Tri Wahyundo Haryanto mengatakan bahwa warung pangan merupakan program untuk menjembatani transaksi jual beli.
“Begitu juga aplikasinya juga kita sebut aplikasi warung pangan. Jadi warung pangan itu merupakan aplikasi yang menjembatani hulu dan hilir pada saat ada pembelian,” kata Tri Wahyundo Haryanto memberikan penjelasan.
Menurut Tri, keberadaan warung pangan sangat terasa terlebih ketika pandemi Covid-19 melanda negeri ini. Karena itu ia berharap kehadiran warung pangan dapat memberikan solusi bagi kesulitan ekonomi.
“Pada perkembangannya warung pangan itu bukan saja menyiapkan atau menyediakan barang pangan atau sembako tapi juga memperkaya lagi produk-produk yang ada di warung pangan sehingga warung UKM (usaha kecil menengah) yang saat pandemic sangat terasa sekali dampaknya akan lebih berdaya lagi,” ujarnya.
Tri Wahyundo Haryanto menambahkan bahwa pihaknya juga akan membantu memfasilitasi warung-warung milik masyarakat terutama yang terkait dengan permodalan.
“Pada perkembangannya warung pangan itu sendiri juga banyak program-program yang dalam hal ini untuk pemberdayaan warung, misalkan ada program untuk pembiayaan katakan modal,” tandasnya.*)