PANGKALPINANG – Tim Kementerian Pertanian (Kementan) yang dipimpin Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Dr Wasis Sarjono SPt MSi kembali mendatangi sejumlah distributor dan pengecer bahan pokok di Kota Pangkalpinang, Jumat (15/04/2022) hari ini. Kedatangan Wasis untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok di daerah ini tetap ada dan cukup hingga dua pekan puasa.

Sebelumnya pada awal April lalu, Wasis dan tim juga mengunjungi para pedagang bahan pangan di pasar Kota Pangkalpinang dan Tanjung Pandan untuk memastikan stok bahan pokok cukup di awal ramadhan.

“(Hingga pertengahan ramadhan), stok bahan pokok di Babel aman, cukup,” kata Wasis di Pangkalpinang.

Ikut mendampingi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Romdhoni SP MM, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Hj Sulastri SP MM. Kasubdit I Indagsi Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Arif Kurniatan SIK MM dan Subkoordinator Stabilisasi Harga Barang Pokok dan Barang Penting Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Achmad Fajri SE.

Menurut Wasis ada dua belas kebutuhan pangan pokok yang menjadi sasaran pantauan tim. Selain beras, gula dan minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam , jagung, bawang merah, bawang putih, cabe kriting, cabe rawit dan kedelai juga ikut dipantau.

“Kebutuhan yang sangat sedikit itu kedelai karena konsumsi masyarakat di Babel ini untuk tempe kurang, hanya untuk camilan atau selingan,” ujarnya.

Terkait dengan harga menurut Wasis sangat berfluktuasi. Bahkan kata Wais ada bahan pokok yang menurun harganya pada pertengahan ramadhan ini meskipun di awal puasa tadi haganya sangat tinggi.

“Contohnya cabe yang awal ramadhan Rp 46 ribu per kilogram sekarang Rp 26 ribu per kilogram,” tuturnya.

Hal serupa dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Beitung Edi Romdhoni SP MM. Menurut Edi ketersediaan dua belas bahan pangan pokok saat ini dalam kondisi cukup.

“Hasil pantauan aman,” kata Edi.*)