PANGKALPINANG—Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP minta seluruh kelompok jabatan fungsional yang berada dalam lingkup Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk ikut membantu, mendukung dan mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan di lingkungan organisasi perangkat daerah tersebut. Menurut Juaidi peran kelompok jabatan fungsional sangat penting karena mereka bersentuhan langsung dengan kegiatan operasional di lapangan.
“Tugas-tugas JFT (jabatan fungsional tertentu) itu sudah jelas diatur dalam aturan. Penyuluh seperti apa, POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) seperti apa, semuanya sudah ada (aturannya). Tinggal bagaimana mengarahkan tugas-tugas itu untuk mendukung tugas-tugas di dinas (pertanian) ini karena ke depan JFT itulah yang menjadi operasional suatu instansi pemerintahan,” kata Juaidi ketika memberikan arahan pada pertemuan evaluasi kelompok jabatan fungsional lingkup Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di ruang rapat utama Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (3/1/2020) pagi.
Ada 12 kelompok jabatan fungsional tertentu yang berada dalam lingkup Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diantaranya adalah Pengawas Benih Tanaman, Penyuluh Pertanian, Pengawas Mutu Hasil Pertanian, Analis Pasar Hasil Pertanian serta Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan. Selain itu ada juga kelompok jabatan fungsional Pengawas Mutu Pakan, Pengawas Bibit Ternak, Medik Veteriner, Paramedik Veteriner, Pranata Komputer, Statistisi dan Fungsional Perencana.
“Pertemuan kali ini kita ingin bertukar pikir karena kita ingin percepatan dalam melaksanakan tugas-tugas di Dinas Pertanian ini dan satu sama lain harus bahu membahu bukan masing-masing,” ujar Juaidi didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erwin Krisnawinata STP MSi.
Ikut hadir dalam ruangan rapat, Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman UJang Djohan SP, Kepala UPTD Balai Benih Pertanian Drh Judnaidy, Kepala Bidang Peternakan Ir Hj Nurhayati, Kepala Bidang Perkebunan Haruldi SP MSi, Kepala Bidang PSP dan Penyuluhan Asdianto SP MT.
“Petakan potensi-potensi dan saya sudah minta ke pak sekdis (sekretaris dinas) tolong dicek kegiatan-kegiatan dinas ini, sebaran lokasinya di mana untuk memudahkan itu. Misalnya kegiatan bidang TPH (tanaman pangan dan hortikultura) lokasi CPCL-nya (calon petani clon lokasi) ada di mana. Kita kawal secara bersama dan harus dikeroyok oleh JFT-JFT tekait sesuai dengan komoditi yang ingin kita kembangkan,” tandas Juaidi.*)