PANGKALPINANG—Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP mendorong varietas local yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung segera didaftarkan ke Pusat Perlindungan Varietas dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian.
Menurut Juaidi pendaftaran tersebut penting untuk dilakukan dalam upaya memberikan perlindungan dan pengakuan negara terhadap plasma nutfah yang dimiliki Negeri Serumpun Sebalai.
“Jangan sampai kita kehilangan hak kekayaan genetic kita. Nanti kita tidak dapat apa-apa,” ujar Juaidi ketika memberika arahan pada Pertemuan Koordinasi Perbenihan Tanaman Hortikultura Tahun 2020 di ruang pertemuan UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (23/11/2020) hari ini.
Juaidi menjelaskan bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kaya akan plasma nutfah. Tak cuma di subsector perkebunan namun kekayaan itu juga terdapat pada subsector tanaman pangan dan hortikultura.
“Babel memang dikenal dengan lada putihnya. Tapi sekarang mulai bergeser karena banyak juga komoditas hortikultura yang ada di sini. Salah satunya Durian Namlung yang sekarang sudah menjadi varietas unggul nasional. Saya minta Durian Klamunod yang sudah didaftarkan segera juga dijadikan varietas unggul nasional karena menurut para pengamat durian yang bisa mengalahkan Durian Musang King itu cuma Durian Klamunod,” ujar Juaidi didampingi Kepala UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih Dr Wahyudi Himawan SSi MT dan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ir Heri MAP.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bagian Tata Usaha UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih Nadya Maurita, Kepala Seksi Pengawasan Mutu Benih Yusup dan Kepala Seksi Sertifikasi Benih Budi Jaya Santosa.
Karena itu Juaidi mengingatkan para stakeholders untuk bahu membahu menyelamatkan sumber daya genetic tersebut.
“Selain itu kita juga ada manggis, nanas, sukun, Salak dan lain sebagainya,” tandas Juaidi.
Sementara itu Kepala UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr H Wahyudi Himawan SSi MT mengatakan bahwa salah tujuan digelarnya Pertemuan Koordinasi Perbenihan Tanaman Hortikultura Tahun 2020 adalah untuk menyamakan persepsi terkait pentingnya benih bermutu bagi pengguna benih.
"Sehingga ada perlindungan bagi pengguna bahwa benih yang digunakan betul-betul memiliki mutu yang sesuai standar," kata Wahyudi.
Pertemuan Koordinasi Perbenihan Tanaman Hortikultura Tahun 2020 diinisiasi oleh UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan diikuti sejumlah produsen benih hortikultura dalam wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ikut mendampingi para pejabat terkait yang membidangi hortikultura dari Dinas Pertanian Kabupaten dan Kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.*)