PANGKALPINANG – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menerima alokasi bantuan kemasyarakatan berupa 8 sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada perayaan Iduladha tahun ini.

Jumlah bantuan tersebut tercatat sama persis dengan alokasi tahun sebelumnya. 

Adapun spesifikasi hewan kurban yang disalurkan adalah sapi jenis limosin, simental, simental cross dan brangus dengan bobot bervariasi di atas 800 kilogram, termasuk dua ekor diantaranya memiliki berat fantastis nyaris 1 ton.

Penyaluran sapi kurban ini merupakan bagian dari program tahunan kepresidenan yang menyasar seluruh provinsi di Indonesia, termasuk wilayah Negeri Serumpun Sebalai.

Rencananya, 7 dari 8 sapi tersebut akan disebar ke kabupaten dan kota, sedangkan satu lagi diberikan kepada provinsi.

“Sapi Pak Gubernur (sapi kurban presiden untuk provinsi-red) penyembelihannya akan dilakukan di Masjid Al Inayah Jalan Lingkungan 2 Sungailiat Kabupaten Bangka,” terang Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Babel Kurniawan dalam Pertemuan Serah Terima dan Penyelesaian Administrasi Sapi Kurban Presiden di Kantor DPKP Babel, Senin (18/5/2026).

Kurniawan dalam penjelasannya mengatakan bahwa semua sapi kurban yang disalurkan Presiden Prabowo Subianto ke Babel dibeli dari peternak lokal. Kebijakan ini diharapkan dapat menggiatkan usaha peternakan di Babel agar semakin berkembang dan mandiri.

"(Karena itu) kepada bapak ibu tetap semangat untuk beternak," ujar Kurniawan.

Dalam pertemuan itu Kurniawan juga mengingatkan peternak untuk memperketat penjagaan hewan kurban milik presiden hingga hari penyembelihan. Hal itu penting agar kesehatan fisik dan bobot ideal hewan tetap terjaga secara optimal.

“Ternak dijaga betul sampai nanti proses penyembelihan,” tegasnya.

Hal yang sama diingatkan perwakilan Sekretariat Presiden Tatang yang minta peternak untuk tetap mengurus sapi kurban tersebut hingga hari pemotongan. Bahkan pihak istana berharap bobot sapi bisa terus bertambah mendekati idul kurban nanti.

“Kewajiban peternak tetap memelihara sampai mengantarkannya nanti ke tempat yang sudah ditunjuk oleh kepala daerah masing-masing,” katanya.

Sementara itu Kapoksi Pakan Hijauan Direktorat Pakan Kementerian Pertanian, Sapta Priyana Amin yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, minta panitia kurban untuk terus berkoordinasi dengan tim medik dan petugas kesehatan hewan guna memastikan kelayakan serta kesehatan hewan yang akan disembelih.

“Bisa nanti sama dokter hewan sebelum penyembelihan terus juga postmortem-nya setelah disembelih, dipastikan dagingnya itu bagus, sehat dan sesuai syariat pemotongannya juga atau daging yang ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal dan terbebas dari penyakit zoonosis,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Bina Mental dan Spiritual Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Babel Sofyan menyampaikan apresiasi atas bantuan kemasyarakatan berupa 8 sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto untuk Provinsi Babel. 

“Terima kasih. Karena ini tahun yang kedua seingat saya sapi ini dibagikan ke kabupaten kota. Tahun-tahun sebelumnya (cuma) satu,” katanya.*)