PANGKALPINANG – Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit yang terus meroket di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berimbas positif pada pendapatan petani. Sejumlah petani sawit di Negeri Serumpun Sebalai mengaku memperoleh tambahan pendapatan berlipat-lipat dari kenaikan harga beli TBS setiap bulan.
A Rasyid M Noor petani sawit Desa Petaling Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka misalnya mengaku dapat mengantongi uang hingga Rp 18,9 juta dari hasil jual TBS bulan lalu.
"Bulan Oktober tadi hasil panen saya sekitar 8 ton. Sedangkan harga TBS Rp 2.370 per kilogram. Jadi uangnya sekitar 18,9 juta rupiah. Alhamdulillah," kata Rasyid kepada distan.babelprov.go.id via WhatsApp Voice Call, Senin (08/11/2021).
Rasyid mengaku sangat bersyukur atas kenaikan harga TBS tersebut. Pensiunan ASN Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu menuturkan kesejahteraan petani mulai terungkit dengan naiknya harga TBS setiap bulan.
"Sepanjang sejarah baru sekarang harga TBS yang naiknya luar biasa. Belum pernah terjadi sebelumnya. Karena itu kami para petani sangat bersyukur. Meskipun sekarang buah sawit sedang ngetrek (penurunan jumlah hasil panen-red) tapi dapat tertutupi dengan kenaikan harga TBS," tutur pria yang dipercaya rekan-rekannya menjadi Ketua Poktan Sepakat Maju Desa Petaling tersebut seraya mengeluhkan kenaikan harga pupuk non subsidi.
"Bahkan pupuk (NPK) Mutiara itu sekarang harganya di atas 600 ribu per karung. Kami mohon dicarikan solusinya," ujar Rasyid.
Hal senada dikatakan petani sawit Desa Sungaibuluh Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat Hanadi. Hanadi mengaku mengantongi pendapatan lumayan dengan kenaikan harga beli TBS sekarang.
"Tujuh juta masuk satu bulan. Bahkan pernah hingga delapan juta sewaktu sawit tidak ngetrek," kata Hanadi.
Sementara itu petani sawit Desa Batu Betumpang Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan Bayu mengaku bisa mendapatkan uang sebesar tiga jutaan dari seratus pohon sawit yang ia miliki.
"Harga di tempat kami Rp 2.850 per kilogram. Alhamdulillah. Sawit yang saya tanam sekitar 600 batang tapi yang panen baru 100 batang," kata Bayu.
TBS Oktober Rp 2.811 Per Kilogram
Sementara itu Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengeluarkan rilis harga TBS bulan November 2021.
Berdasarkan Berita Acara Hasil Rapat Penetapan yang dikeluarkan tim, harga TBS Kelapa Sawit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menguat. Kenaikan harga tersebut terjadi pada semua kelompok umur.
Pada kelompok umur sepuluh hingga dua puluh tahun misalnya, harga TBS ditetapkan sebesar Rp 2.811, lebih tinggi dibandingkan harga bulan lalu Rp 2.585 per kilogram. Sementara untuk kelompok umur tiga dan empat tahun masing-masing sebesar Rp 2.333 dan Rp 2.420 untuk setiap kilogramnya.
“Harga TBS ini berlaku surut dari tanggal 01 September sampai dengan 30 September 2021,” demikian bunyi berita acara hasil rapat Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diterima redaksi distan.babelprov.go.id, Senin (08/11/2021) siang hari ini.
Berita Acara yang ditandatangani Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi SP MP itu juga menetapkan harga TBS untuk kelompok umur lima tahun sebesar Rp 2.510 dan enam tahun Rp 2.607 per per kilogram. Sementara untuk kelompok umur tujuh dan delapan tahun masing-masing Rp 2.739 dan Rp 2.784 per kilogram.
"Umur kelapa sawit sembilan tahun harga TBS Rp 2.790 per kilogram," rinci berita acara tersebut.*)