BANGKA—Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM didampingi Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP menanam padi perdana di Desa Kemuja Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka, Senin (13/1/2020). Padi yang ditanam Gubernur adalah padi organik Varietas Sintanur dan Padi Hitam.  

Kegiatan tanam perdana padi organik tersebut diawali dengan temu wicara antara Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM dengan sejumlah petani termasuk beberapa kepala desa yang hadir dalam acara itu. Dalam dialog tersebut Gubernur menjelaskan banyak hal terkait dengan usaha tani padi sawah termasuk penyediaan infrastrukur dan prasarana dan sarana pertanian. Selain itu Gubernur juga minta para petani setempat untuk tidak mengandalkan usaha tani pada satu komoditas saja

“Tetapi berbagai komoditas,” kata Gubernur.

Pengembangan padi organik pada Tahun 2020 di Desa Kemuja seluas 23 hektar. Benih yang ditanam adalah varietas Sintanur dan padi hitam. Kedua varietas tersebut memiliki keunggulan. Sintanur adalah beras aromatik sedangkan beras hitam memiliki kandungan gula rendah sehingga cocok buat penderita diabetes. Beras ini bernilai jual tinggi di pasaran.

Penanaman padi secara organik bertujuan sebagai upaya konservasi tanah dan air. Hal itu dikarenakan padi organik tidak menggunakan bahan kimia seperti pestisida ataupun pupuk kimia. Sebagai penggantinya, digunakan pupuk organik, pupuk kandang, agen hayati atau pestisida nabati untuk menutrisi tanaman atau mengendalikan hama penyakit.*)