PANGKALPINANG -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM akan memberikan insentif untuk para penyuluh pertanian honorer yang belum berstatus ASN dan PPPK di Negeri Serumpun Sebalai.
Hal itu disampaikan Gubernur Erzaldi pada Temu Teknis Penyuluh Pertanian yang diselenggarakan Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Fox Harris Pangkalpinang, Selasa (26/10/2021) pagi.
Menurut Gubernur Erzaldi besaran insentif yang akan diberikan mulai tahun depan itu sebesar 250 ribu rupiah. Insentif itu akan diberikan setiap bulan setelah melalui persetujuan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Nanti per bulannya ada tambahan dari provinsi 250 ribu. Nanti melalui proses dulu di DPRD," kata Gubernur Erzaldi.
Gubernur Erzaldi menyebutkan insentif bulanan tambahan tersebut tidak diberikan pada semua penyuluh. Penyuluh pertanian yang sudah berstatus ASN dan PPPK tidak akan mendapatkan insentif yang ia maksud.
"Kalau penyuluh ASN dan PPPK sudah ada TPP," ujarnya.
Gubernur Erzaldi menambahkan insentif yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap para penyuluh. Namun demikian ia minta bukan besaran insentif yang dijadikan tolak ukur.
"Karena permasalahan ini bukan hanya masalah duit. Percayalah rezeki ini sedikit melalui kami yang diberikan Allah SWT," tambah Gubernur Erzaldi seraya mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga akan memberikan anggaran kepada kabupaten dan kota untuk kegiatan demplot.
"Satu kabupaten satu demplot dan seluruh penyuluh harus terlibat di situ. Hasilnya silahkan diambil dan untuk modal usaha berikutnya. Komoditi yang diusahakan pada demplot adalah tanaman yang sudah kita tetapkan untuk kita fokuskan kita seperti porang dan jahe merah," tandasnya.
Temu Teknis Penyuluh Pertanian tersebut diikuti 220 penyuluh se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain hadir langsung, beberapa penyuluh mengikuti temu teknis tersebut secara virtual melalui aplikasi zoom terutama penyuluh yang bertugas di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Ikut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP, para Kepala Dinas Pertanian Kabupaten dan Kota serta para pejabat eselon tiga dan empat lingkup Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.*)