PANGKALPINANG—Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyerahkan sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) kepada sejumlah pelaku usaha pangan asal hewan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (27/05/2021) hari ini.
Penyerahan Sertifikat NKV tersebut dilaksanakan di ruang rapat utama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Kawasan Komplek Perkantoran dan Pemukiman Terpadu Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jalan Pulau Pongok Kelurahan Air Itam Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang.
Sertifikat kelayakan dan pemenuhan persyaratan kesehatan masyarakat terkait produk pangan asal hewan itu diserahkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP kepada PT Cipta Bumi Semula yang bergerak di bidang usaha rumah wallet dan PT Hero Supermarket Tbk (Giant Ekstra Bangka) yang mendapatkan sertifikat NKV masing-masing untuk gudang pendingin dan ritel.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP mengatakan Sertifikat NKV yang diberikan kepada rumah walet dan Giant Ekstra Bangka itu merupakan bentuk perlindungan terhadap konsumen terkait produk pangan asal hewan yang mereka jual.
“Artinya produk yang diperjualbelikan dan diperdagangkan ataupun diproses, seperti burung walet itu kan diproses, artinya sudah memenuhi standar keamanan pangan dan juga kalau itu sudah diberikan nomor kontrol atau registrasi maka masyarakat akan mendapatkan kepastian untuk mengkonsumsinya. Sertifkat NKV untuk rumah walet yang diberikan kepada PT Cipta Bumi Semula merupakan yang pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” kata Juaidi didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir Hj Nurhayati.
Ikut hadir Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Drh Endah Sukaisih dan Fungsional Pengawas Mutu Pakan Ahli Muda Edo Duanda Putra SPt MM.
Dikatakan Juaidi, Sertifikat NKV yang diterbitkan dan diberikan kepada para pelaku usaha tersebut merupakan hasil penilaian yang dilakukan tim auditor. Hasil penilaian tersebut kemudian dituangkan dalam sertifikat NKV yang ditandatangani Pejabat Otoritas Veteriner yang ada di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“NKV merupakan salah satu bentuk registrasi yang diberikan pemerintah kepada pelaku usaha agar semua kegiatan terkait dengan distribusi, perdagangan dan penjualan bahan pangan asal hewan memenuhi standar kemanan pangan. Karena itu pemerintah memberikan kepastian bahwa produk pangan asal hewan ini memenuhi standar keamanan pangan,” ujar Juaidi.
Kepada pelaku usaha yang mendapatkan Sertifikat NKV Juaidi berpesan agar terus menjaga kualitas dan mutu serta standar keamanan yang telah dipersyaratkan pemerintah. Di sisi lain ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan monitoring terhadapat pelaku usaha pemegang sertifikat NKV.
“Ini kami berikan (Setifikat NKV) mohon nanti dilaksanakan dengan baik dan ikuti (aturan-aturan yang dipersyaratkan). Bukan hanya sekedar dapat sertifikat NKV tapi semua syarat-syarat yang terkait dengan NKV ini agar dilaksanakan dengan baik dan kami pun juga nanti akan melakukan pemantauan,” tegas Juaidi.
Sementara itu Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir Hj Nurhayati didampingi Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Drh Endah Sukaisih mengatakan pelaku usaha yang mendapatkan Sertifikat NKV tersebut telah melalui proses penilaian tim auditor.
“Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini tim auditor itu cuma ada tiga orang, dua dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Drh Correy Wahyu Adi Sulistyo dan Drh Yuhendra. Sedangkan satu lagi dari Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang yaitu Drh Jamilah. Pelaku usaha yang mendapatkan Sertifikat NKV ini merupakan usulan dari kabupaten yang mana setelah dinyatakan lengkap administrasi dan dokumen oleh kabupaten maka kemudian tim auditor turun ke lapangan,” katanya.*)