PANGKALPINANG—Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) di Kabupaten Bangka Selatan akan dipercepat. Percepatan penyaluran KUR tersebut disepakati dalam rapat, Rabu (8/1) hari ini. Rapat yang digelar di aula Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut dipimpin Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP.

“Capaian target penyaluran KUR di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2019 masih rendah sehingga Pak Gubernur melakukan langkah-langkah percepatan,” kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP.

Sejumlah instansi terkait hadir dalam rapat tersebut, diantaranya Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu tampak pula di ruang rapat pimpinan dan perwakilan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bangka Selatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan, Pimpinan BNI 46 Cabang Pangkalpinang dan Unit Toboali, Pimpinan PT Bumi Pangan Digdaya serta pihak lain yang terkait.

Berdasarkan hasil rapat terungkap bahwa dari 618 peserta Prukades ternyata yang mengajukan berkas KUR baru sekitar 50 orang. Karena itu untuk mempercepat penyaluran KUR akan dibuat kesepakatan antara Gapoktan dan PT Bumi Pangan Digdaya sebagai jaminan pelaksanaan KUR oleh BNI pada tanggal 16 Januari 2020 mendatang di BPP Batu Betumpang. Besaran KUR yang diajukan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Penghitungan kebutuhan tersebut melibatkan penyuluh dan pihak gapoktan. Selain itu, PT  Bumi Pangan Digdaya juga diminta untuk segera membuat kesepakatan harga beli gabah dan beras yang mengacu harga komersial Bulog.*)