PANGKALPINANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan paket bahan pangan pokok kepada sejumlah petugas kebersihan, penjual koran dan pemulung di Kota Pangkalpinang, Jumat (29/04/2022) hari ini.
Pembagian paket sembako yang dipimpin Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Edi Romdhoni SP MM itu terdiri dari beras, minyak goreng, gula pasir, sirup dan cabai.
Mudiran (41) salah satu penerima bahan pokok mengaku senang mendapatkan paket tersebut. Bapak dua anak asal Desa Kace Timur Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka yang telah sebelas tahun bekerja sebagai sopir truk kebersihan itu tak menyangka bakal mendapat paket sembako yang dibagikan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.
“Alhamdulillah, terima kasih bapak ibu PNS Dinas Pertanian Bangka Belitung,” katanya.
Perasaan serupa juga diungkapkan Soleh, penjual koran yang mangkal di salah satu perempatan lampu merah Jalan Sudirman Pangkalpinang. Soleh mengaku gembira karena menjadi salah satu penerima paket sembako yang disasar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Semoga murah rezeki pegawai Dinas Pertanian Babel,” ucap Soleh.
Doa yang sama juga diucapkan, Kariman seorang pemulung yang juga menerima paket bantuan.
"Terima kasih, semoga Allah SWT memurahkan rezeki bapak ibu sekalian," ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Romdhoni SP MM mengatakan paket bahan pokok yang disalurkan tersebut merupakan sumbangan ASN yang bertugas di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Untuk tahap awal ini ada 13 paket yang kita salurkan. Sasaran kita petugas kebersihan dan penjual koran serta pemulung. Ke depan untuk isi paket kita usahakan dibeli dari petani lokal,” kata Edi didampingi Kepala Bidang Ketahanan Pangan Hj Sulastri SP MM.
Menurut Edi kegiatan tersebut akan dirutinkan setiap bulan. Ia berharap jumlah paket bantuan ke depan akan semakin banyak sehingga jumlah yang menerima pun nanti akan bertambah pula.
“Kita akan buat kegiatan ini setiap bulan. Teknisnya bisa berubah-ubah tidak lagi di jalan tapi kita akan datang ke rumah-rumah warga yang tidak mampu,” tandasnya.*)