PANGKALPINANG — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian mengunjungi Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, Kamis (23/09/2021).

Kunjungan yang dipimpin Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Ir Kemas Arfani Rahman itu dilakukan dalam rangka memberikan motivasi terhadap PPS dan P4S akibat pandemic Covid-19 yang masih mengganas.

Menurut Kemas pandemic Covid-19 yang tengah mewabah saat ini memaksa sejumlah sector perekonomian termasuk beberapa kegiatan usaha tani ikut terdampak.

  “Selain itu kegiatan pembinaan ini juga dimaksudkan untuk pemberdayaan dan pembinaan terhadap PPS dan P4S dalam rangka memberikan motivasi dan inovasi bagi para penyuluh menyikapi maraknya penambangan timah sebagai akibat tingginya harga timah di masyarakat sehingga lesunya minat petani (untuk berusaha tani),” kata Kemas melalui rilis yang diterima distan.babelprov.go.id, Jumat (24/09/2021)

Dikutip dari berbagai sumber, PPS adalah pelaku utama yang berhasil dalam usahanya dan warga masyarakat lainnya yang dengan kesadarannya sendiri mau dan mampu menjadi penyuluh. Sedangkan P4S merupakan kelembagaan pelatihan dengan metode permagangan pertanian dan perdesaan yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh pelaku utama dan pelaku usaha secara swadaya baik perorangan maupun kelompok.

Kemas mengatakan pembinaan yang dillakukan Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat penyuluh untuk menggairahkan minat petani di wilayah binaannya untuk berusaha tani kembali.

“Alhamdulillah kegiatan ini disambut dengan sangat baik oleh para PPS dan pengelola P4S yang ada dan ke depan akan ada penumbuhan tenaga PPS serta keberadaan P4S di Belitung dan Belitung Timur akan segera terwujud dan lebih aktif kembali,” ujar Kemas.*)