PANGKALPINANG—Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui UPTD Balai Benih Pertanian melakukan kegiatan perbanyakan benih jagung seluas dua hektar. Benih jagung yang ditangkar tersebut terdiri dari dua klasifikasi benih masing-masing benih dasar seluas 1,2 hektar dan benih pokok 0,8 hektar. Lokasi penangkaran berada di Kawasan UPTD Balai Benih Pertanian di Dusun Air Pelempang Desa Air Buluh Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka.
Kepala UPTD Balai Benih Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drh Judnaidy melalui Kepala Seksi Perbenihan Pertanian Ir Muhamad Iqbal mengatakan kegiatan perbanyakan benih jagung yang didanai APBN Tahun 2021 itu merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan benih jagung para petani di Negeri Serumpun Sebalai.
“Sumber dana dari APBN Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Benih sumber yang ditanam merupakan benih penjenis dan benih dasar. Hasilnya nanti benih dasar dan benih pokok,” kata Iqbal melalui rilis yang diterima distan.babelprov.go.id, Selasa (21/09/2021).
Iqbal menjelaskan benih jagung yang akan diproduksi tersebut merupakan jagung hibrida. Benih sumber jagung itu sendiri berasal dari Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros Sulawesi Selatan.
“Variestasnya Srikandi Kuning. Proses penanaman telah selesai dilakukan,” jelas alumni Unirversitas Sriwijaya tersebut.
Iqbal berharap benih dari kegiatan penangkaran tahun ini dapat memenuhi standar mutu sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu proses pengawalan dilakukan secara ketat bekerja sama dengan UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih (PSMB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Benih jagung yang diproduksi ini nanti akan dibagikan kepada para petani penangkar atau kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan secara gratis. Mudah-mudahan benih ini memenuhi standar mutu karena dari awal sudah dikawal Pengawas Benih Tanaman (PBT),” tandas pria yang pernah menjabat Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu.*)