SUNGAILIAT — Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswillub) dengan agenda utama memilih ketua baru menggantikan ketua sebelumnya yang mengundurkan diri pada April 2026 yang lalu.

Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Sun Jaya Sungailiat Kabupaten Bangka, Jumat (23/5/2026) pagi.

Pembukaan muswillub dihadiri Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Babel Donny Renaldi, mewakili Kepala DPKP Kurniawan yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya, Donny Renaldi menegaskan bahwa muswillub bukan sekadar seremonial organisasi untuk memilih ketua baru, melainkan sebuah momentum krusial untuk memperkuat dan menyatukan visi apkasindo ke depan.

"Inilah momentum emas bagi kita semua untuk kembali duduk bersama, menyatukan visi, dan memperkuat sinergi demi kesejahteraan petani kelapa sawit di Negeri Serumpun Sebalai," ujar Donny.

Karenanya Donny ingin muswillub tersebut dapat menjadi titik balik organisasi untuk memperkuat struktur kepemimpinan asosiasi. Dengan terpilihnya nakhoda baru nanti, Akasindo Wilayah Provinsi Babel diharapkan mampu berbenah diri dengan lebih baik, sekaligus mempertajam fokus utama organisasi dalam memperjuangkan hak-hak petani sawit daerah.

“Kita semua menyadari bahwa pertanian dan perkebunan yang maju tidak dapat lahir dari kerja sendiri-sendiri. Ia membutuhkan kolaborasi yang kokoh dan sinergi yang nyata dari seluruh lini,” kata Donny.

Di tengah tantangan kondisi ekonomi saat ini, Donny menyatakan bahwa perkebunan sawit merupakan pilar harapan utama untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia minta Pengurus Apkasindo Wilayah Provinsi Babel terus menjaga semangat dalam mensejahterakan anggota, serta konsisten menjadi wadah perjuangan untuk meningkatkan taraf hidup, kemandirian, dan profesionalisme petani sawit di seluruh penjuru Negeri Serumpun Sebalai.

“Terakhir, saya berpesan agar kita terus memperkuat sinergi dan menjaga koordinasi yang rapat antar elemen pemerintah, masyarakat, serta seluruh organisasi terkait yang saling mendukung, demi mewujudkan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi usaha serta kerja keras kita, dan semoga di masa mendatang, Apkasindo Wilayah Babel mampu menjadi tulang punggung ketahanan pangan sekaligus motor penggerak ekonomi daerah,” tandasnya.*)