PUDING BESAR — Usulan bantuan sarana prasarana (sarpras) perkebunan kelapa sawit Gapoktan Puding Bersama, Kabupaten Bangka, senilai lebih dari Rp 13 miliar menjalani verifikasi lapangan oleh Tim Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Rabu (16/9/2026).

Verifikasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian data administrasi dengan kondisi di lapangan. Proses tersebut melibatkan Verifikator Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kabupaten Bangka serta disaksikan Kepala Desa Puding Besar, Pimpinan Bank SumselBabel Unit Puding Besar, serta pengurus dan anggota Gapoktan Puding Bersama.

Hasil verifikasi menunjukkan usulan bantuan yang bersumber dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah sesuai dengan data. Namun, Tim Verifikator Kementan meminta gapoktan dan dinas terkait segera melengkapi dokumen yang masih diperlukan.

"Agar proses bantuan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya,” kata Tim Verifikator Kementan, Witrie Amalia dan Andrie Adiwinata.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Syahdan, menyambut positif perkembangan proses pengusulan bantuan tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras semua pihak sehingga Verifikator Kementan turun lapangan melakukan verifikasi usulan petani di wilayah Kabupaten Bangka untuk mendapatkan bantuan pupuk dan herbisida dari pemerintah pusat.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Sarpras Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Babel, Erico Febriandi menegaskan, jika dinyatakan layak oleh verifikator pusat, Gapoktan Puding Bersama bakal menerima bantuan pupuk dan herbisida dengan nilai lebih dari Rp 13 miliar.

"Sarpras tersebut disalurkan secara bertahap selama dua tahun," jelas Erico.

Hanya saja kata Erico, bantuan yang diusulkan tersebut membutuhkan proses dan waktu. Karena itu diperlukan sinergi yang kuat antara petani dan pemerintah daerah dalam menyelesaikan setiap tahapan program.

“Petani dan dinas harus bersinergi karena kegiatan ini membutuhkan proses dan waktu. Jika nantinya terlaksana sesuai harapan, kegiatan sarpras ini diharapkan dapat berlanjut secara berkelanjutan,” ujarnya.*)