BANGKA TENGAH – Unit Pengolahan Hasil (UPJ) Jagung di Kabupaten Bangka Tengah diresmikan penggunaannya, Rabu (30/11/2022) pagi.
Peresmian pemakaian UPH yang didanai APBN Tahun 2022 itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Staf Ahli Bupati Bangka Tengah Drs H Wahyu Nurrakhman didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Romdhoni SP MM.
Turut hadir Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Madya Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Ir Rosita Anggraini MM, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Irman Hasan SP dan Subkoordinator Pengolahan dan Pemasaran Hasil TPH Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel Kardi SP.
UPH Jagung yang diresmikan tersebut berlokasi di Poktan Rukun Tani Desa Pedindang Kecamatan Pangkalan Baru.
Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Madya Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Ir Rosita Anggraini MM mengatakan pemerintah terus berupaya melakukan hilirisasi komoditas pertanian. Karena itu pembangunan pertanian ke depan tidak semata berkutat pada sisi hulu saja melainkan juga menyentuh hingga ke hilir. Rosita Anggrani mencontohkan UPH Jagung yang dibangun di Desa Pedindang tersebut merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah untuk fokus pada pengembangan hilirisasi.
“(Karena memang) Direktorat Jenderal Tanaman Pangan saat ini sedang berupaya melakukan program hulu - hilir terintegrasi,” kata Rosita Anggraini.
Rosita berharap UPH Jagung yang dibangun dengan dana APBN tersebut dapat dioptimalkan pemanfaatannya oleh petani. Ia mengatakan penempatan UPH jagung di Desa Pedindang itu sendiri sudah tepat mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu sentra tanaman jagung.
“Saya cukup berbangga di sini karena UPH kita adalah UPH jagung yang memang diletakkan di lokasi pertanaman jagung. Ini sudah benar. Tinggal bagaimana nanti UPH ini beroperasi. Silahkan bapak ibu tolong peran serta dan partisipasi untuk menggiatkan kegiatan hilirisasi di sini,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel Edi Romdhoni SP MM optimis UPH Jagung yang dibangun tersebut dapat bermanfaat. Ia yakin pembangunan UPH itu tidak akan sia-sia mengingat petani setempat memang membutuhkan sarana pengolahan jagung.
“Tidak ada petani ngeluh. Jadi perjagungan anggap tuntas,” kata Edi.
Sementara itu Staf Ahli Bupati Bangka Tengah Drs H Wahyu Nurrakhman menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas pembangunan UPH Jagung di Desa Pedindang. Ia berharap keberadaan sarana pengolahan jagung tersebut terus berkembang dan nantinya tidak cuma sebatas mengolah jagung pipil saja.
“Tapi juga jagung pecah yang bisa untuk dijual menjadi pakan ternak dan lain sebagainya,” katanya.*)