PANGKALPINANG – Ketua Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Cabang Sumatera Selatan Drh M Zuhri menyerahkan bantuan obat, disinfektan, antibiotik, vitamin dan alat pelindung diri (APD) untuk penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (06/07/2022).
Bantuan senilai hampir 30 juta rupiah itu diterima Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Romdhoni SP MM di Sekretariat Posko Penanganan PMK di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Sekretaris ASOHI Sumsel Ir Ismaidi mengatakan bantuan obat-obatan yang diserahkan tersebut merupakan perintah Pengurus ASOHI Pusat dalam rangka mempercepat penanganan PMK di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Kebetulan Bangka Belitung belum ada pengurus, (jadi) kami diminta oleh pihak pusat untuk membantu mengkoordinir donasi untuk membantu Pemda (Kepulauan Bangka Belitung) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan,” kata Ismaidi kepada sejumlah wartawan.
Menurut Ismaidi bantuan penanganan PMK yang disalurkan ASOHI merata di seluruh Indonesia. Selepas Kepulauan Bangka Belitung, pengurus ASOHI Sumsel berencana menyalurkan bantuan serupa ke provinsi lain di Pulau Sumatera.
“Provinsi Bengkulu dan Jambi, mungkin dalam waktu dekat kita juga akan berada di sana. Harapan kita penanganan PMK di beberapa provinsi terutama di Bangka Belitung bisa tertangani dengan cepat,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Romdhoni SP MM berterima kasih atas kepedulian dan dukungan ASOHI dalam membantu mempercepat penanganan PMK di Kepulauan Bangka Belitung. Ia mengungkapkan akan segera mendistribusikan bantuan tersebut ke peternak yang hewannya terinfeksi PMK.
“Kita mengatur (bantuan) secara proporsional sesuai dengan banyaknya kasus di kabupaten dan kota. Kapan (waktunya didistribusikan), tentu segera,” kata Edi.
“Mungkin hari ini pun akan kita rapatkan, akan kita sampaikan ke kabupaten dan kota terutama yang memang membutuhkan disinfektan dan vitamin,” sambungnya.
Hal serupa juga dikatakan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh Judnaidy. Ia mengatakan bantuan dari ASOHI Sumsel memilki makna yang dalam untuk memacu semangat tim medik dan peternak menyembuhkan PMK.
“(Bantuan ini) memberikan energi buat kami. Jadi ASOHI merupakan salah satu energi buat kami dan petugas di lapangan,” katanya.*)