BELITUNG TIMUR—Sejumlah kelompok tani yang tergabung dalam produsen benih padi Program Desa Mandiri Benih di Kabupaten Belitung Timur mulai menggarap lahan. Kegiatan pengolahan tanah tersebut dilakukan seiring dengan mulai masuknya musim penghujan. 

Gapoktan Mufakat yang berada di Desa Gantung Kecamatan Gantung misalnya, sudah sejak sepekan lalu telah menggarap lahan secara marathon.

“Kami berencana memproduksi benih padi seluas lima hektar untuk musim tanam ini. Insya Allah kalau hujan segera turun maka akhir bulan November kami sudah mulai semai,” kata Junai, pengurus gapoktan ketika menerima tim pemeriksaan lapangan pendahuluan dari UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih (PSMB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di areal persawahan Gantung, Rabu (20/11)

Tim dipimpin Kepala UPTD PSMB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Gunawan didampingi Kepala Seksi Sertifikasi Benih Budi Jaya Santosa dan Kepala Seksi Pengawasan Mutu Benih Yusup serta para Pengawas Benih Tanaman.

“Benih sudah ada dan siap semai. Tiga hektar akan kami tanam untuk Varietas Inpari 24 dan dua hektar untuk Inpari 42. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan tidak ada hambatan apa pun,” ujar Junai

Hal senada dikatakan Ketua Poktan Sumber Jaya, Marhan. Poktan yang beralamat di Desa Nyuruk Kecamatan Dendang tersebut telah menyiapkan lahan seluas dua hektar untuk memproduksi benih padi pada musim tanam tahun ini.

“Sebagian lahan sudah kami olah. Sisanya nanti akan kami olah jika hujan turun. Kami akan tanam Inpari 24 dan Inpari 42 masing-masing seluas satu hektar,” kata Marhan didampingi pengurus Poktan Sumber Jaya yang lain, Syarkawi.

Marhan belum bisa memastikan waktu penyemaian dan penanaman benih. Ia mengaku akan segera melakukan penanaman jika air sudah tersedia.

“Tergantung hujan. Namun lahan kami siapkan dulu. Benih pun sudah siap,” kata Marhan yang dibenarkan Petugas Pendamping Pengawas Benih Tanaman Kabupaten Belitung Timur, Rio Martopani.

“Benihnya sudah siap. Benih tersebut merupakan bantuan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung Timur. Untuk varietas ada dua varietas, yaitu Inpari 24 dan Inpari 42,” kata Rio.*)