PANGKALPINANG—Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM bertindak sebagai keynote speaker pada rapat koordinasi (rakor) Kredit Usaha Rakyat Penggemukan Sapi, Kamis (29/07/2021) sore.
Mantan Bupati Bangka Tengah dua kali berturut-turut itu menjadi pembicara kunci sekaligus memberikan arahan pada peserta rakor yang digelar secara online melalui video conference menggunakan aplikasi zoom tersebut.
Rakor yang diinisiasi Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu dipandu Koordinator Fungsional Pengawas Bibit Ternak Dody Novianto SPt MM dari ruang rapat utama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Juaidi Rusli SP MP menjadi narasumber utama pada rakor tersebut. Pembicara yang lain berasal dari Bank SumselBabel Cabang Pangkalpinang, Bank BNI Cabang Pangkalpinang dan perwakilan Jasindo Pangkalpinang. Selain itu turut juga menyampaikan paparan pihak off taker dan perwakilan kelompok peternak.
Turut hadir Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir Hj Nurhayati, para pejabat eselon empat, pejabat fungsional lingkup peternakan dan kesehatan hewan serta sejumlah penyuluh pertanian.
Gubernur Erzaldi berharap rakor tersebut dapat bermanfaat untuk para peternak dalam rangka membangun usaha yang lebih baik ke depan.
“Mudah-mudahan apa yang disarankan (pada rakor) ini bisa membuat peternak kita lebih maju, lebih sejahtera, rezeki berlimpah dan berkah. Kenapa saya minta para peternak dikumpulkan seperti ini agar tahu visi dan misi kita seperti apa,” kata Gubernur Erzaldi.
Pada rakor tersebut Gubernur Erzaldi juga sempat menanggapi terkait usulan insentif untuk penyuluh yang mengawal program kredit usaha rakyat. Gubernur Erzaldi minta aturan yang mengatur insentif itu dipelajari.
“Jangan sampai menyalahi aturan. Kalau menyalahi aturan nanti kita mengembalikan duit. Kalau memang bank belum bisa menemukan teknisnya nanti kita diskusikan lagi,” ujar Gubernur Erzaldi.
Gubernur Erzaldi mengapresiasi program kredit usaha rakyat penggemukan sapi yang selama ini telah berjalan. Ia menilai program tersebut telah berhasil sehingga semakin diminati peternak yang lain.
“Dengan melihat kerberhasilan di mana-mana maka akan banyak yang mengajukan (KUR - penggemukan sapi),” tambahnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP mengatakan di banyak tempat masih terdapat potensi kandang sapi yang dapat dioptimalkan pemanfaatannya. Ia menyebutkan pemanfaaatan kandang tersebut merupakan peluang untuk pengembangan peternakan sapi ke depan.
“Nanti kabupaten dan kota coba dikerjasamakan terkait pemanfaatan kandang tersebut. Di Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah dan Belitung masih ada yang belum dimanfaatkan,” kata Juaidi seraya menambahkan pengembangan peternakan sapi ke depan mengarah kepada cluster.
“Jadi bukan lagi individu tapi pengembangan secara cluster atau kampung ternak,” tandasnya.*)